Ekspedisi Palu-Koro – Palu, (antarasulteng.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Palu, Sulawesi Tengah membentuk dua organisasi kemasyarakatan yang bergerak dibidang pengurangan resiko bencana.

Pada tahun 2015 terdapat kelompok organisasi kemasyarakatan yang dibentuk oleh BPBD untuk pengurangan resiko bencana, kata Kepala BPBD Kota Palu, Asri di Palu, Kamis. Dua organisasi yang bergerak dibidang pengurangan resiko bencana itu, masing-masing beranggotakan 30 orang/organisasi. Sehingga total keanggotaan atas dua organisasi berjumlah 60 orang, yang berada di dua kelurahan yakni Kelurahan Lolu Utara, Kecamatan Palu Timur.Kemudian, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat.

Dua oragnisasi yang berada didua kelurahan tersebut, dibentuk dengan menggunakan APBN, yang diberikan oleh BNPB Pusat. “Pembentukan dua organisasi itu difasilitasi oleh APBN,” katanya.

Tidak hanya berhenti dipembentukan, dana APBN yang diberikan kepada BPBD Kota Palu juga diperuntukan untuk memberikan pelatihan dan sosialisasi pengurangan resiko bencana kepada 60 keanggotaan dua organisasi tersebut. Pelatihan dan sosialisasi sebut Asri telah dilaksanakan pada bulan November kemarin, di salah satu hotel di Kota Palu. Pihaknya juga memberikan pelatihan langsung dilapangan kepada 60 peserta dari dua organisasi itu, tentang tindakan penyelamatan terkait pengurangan resiko bencana.

“Dana APBN tersebut, juga kami pergunakan untuk membina keterampilan, dan penambahan wawasan bagi 60 peserta, untuk pengurangan resiko bencana,” katanya.

Klik di sini untuk mendukung atau memberikan donasi  

 

#EkspedisiPaluKoro