Ekspedisi Palu-Koro – Untuk mematangkan rencana Ekspedisi Palu-Koro, Wantimpres yang diwakili oleh Sidarto Danusubroto telah mengundang beberapa kementerian untuk membicarakan pelaksanaan ekspedisi pada bulan Maret 2018 mendatang. Kementerian yang diundang dalam rapat mendatang ini adalah kementerian yang dapat memberi pengaruh dalam upaya PRB di Sulawesi Tengah yang rawan bencana gempa dan tsunami. Juga kementerian yang bisa mendapat “tekanan” atau dampak saat terjadi bencana di wilayah tersebut.

Rapat nanti ini diharapkan dapat mencapai beberapa hasil:

  1. Keterlibatan kementerian dalam berbagai bentuk.
  2. Kementerian dapat ikut mendorong dunia usaha untuk terlibat dalam Ekspedisi Palu-Koro

Ekpedisi Palu-Koro adalah sebuah upaya kreatif dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Sulawesi Tengah yang rawan bencana gempa dan tsunami yang disebabkan oleh adanya beberapa sesar aktif, seperti Sesar Palu-Koro dan Matano. Beberapa penelitian sudah dilakukan oleh para ahli geologi dan kebencanaan yang menemukan jejak bencana gempa dan tsunami di masa puluhan dan ratusan tahun yang lalu di wilayah ini.

Sesar aktif tidak melulu menghasilkan bencana, namun juga menghasilkan berkah di atasnya. Sumber daya mineral adalah salah satunya. Juga sumber energi panas bumi dan kesuburan. Wilayah dengan kekayaan sumber daya alam ini tentu menghasilkan juga kekayaan budaya bagi peradaban yang mendiaminya.

Ekspedisi Palu-Koro diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam upaya kreatif PRB di wilayah lain di Indonesia. Sebagaimana termuat dalam InaRisk.bnpb.go.id hampir seluruh provinsi di Indonesia (sekitar 30 provinsi) berada pada wilayah rawan aneka bencana alam. Sehingga ekspedisi semacam ini perlu dilaksanakan di wilayah lainnya dengan melibatkan banyak pihak.

Konsep PRB boleh disebut baru dikenal di Indonesia sepanjang 1 dekade saja, sehingga perlu ada sosialisasi yang efektif untuk menyadarkan masyarakat dan pemerintah agar siap menghadapi bencana alam. Ekspedisi semacam ini bisa menjadi model yang bisa diterapkan di berbagai wilayah rawan bencana.

#EkspedisiPaluKoro